Dari Abu Hurairah Ra., Rasulullah Saw. bersabda, "Sesungguhnya Allah meridai kalian jika kalian beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, berpegang teguh pada tali Allah dan tidak bercerai-berai dan setia kepada orang yang telah diserahi urusan kalian oleh Allah (pemimpin). Allah membenci kalian dalam tiga perkara, yaitu banyak bicara (menyampaikan perkataan tanpa mengetahui kepastian dan kebenarannya), banyak bertanya, dan menghamburkan harta." (HR Muslim).
Ayat ini merupakan peringatan dari Allah Swt. kepada orang-orang yang kafir setelah sebelumnya beriman, kemudian bertambah kafir dan terus-menerus berada dalam kekafirannya sampai mati. Mereka tidak akan pernah diterima tobatnya ketika mati. Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar meriwayatkan dari Ibnu Abbas Ra., ia berkata, "ada suatu kaum yang menyatakan masuk Islam, lalu mereka murtad kembali, kemudian memeluk Islam lagi dan setelah itu murtad lagi. Kemudian para sahabat mengirimkan utusan untuk menanyakan perihal mereka itu. Utusan mereka pun memeberitahukan hal itu kepada Rasulullah Saw., maka turunlah QS Ali 'Imran, 3: 90. Berdasar ayat ini, jelas bahwa barangsiapa menginggal dunia dalam keadaan kafir, kebaikannya tidak akan diterima oleh Allah Swt. selamanya meskipun ia telah menginfakkan emas sepenuh bumi. Nabi Saw. pernah ditanya mengenai Abdullah bin Jaz'an yang senantiasa menjamu tamu, menolong yang membutuhkan, dan memberi makanan, apakah yang demikian itu bermanfaat bag...